Pengaruh Teknologi Sistem Informasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Teknologi Sistem Informasi mencakup 2 aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi mencakup hasil pemrosesan data yang dibutuhkan dan disampaikan oleh 2 pihak atau lebih dengan memanfaatkan kemampuan teknologi yang ada dengan tujuan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dan bermanfaat bagi seseorang yang membutuhkannya.

Perkembangan teknologi yang begitu pesat tidak dapat dihindari, dan memiliki banyak dampak, terutama pada sektor ekonomi di Indonesia. Pelaku ekonomi harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan terus berinovasi agar dapat bertahan di tengah situasi yang ada.

"Ada beberapa target yang akan ditetapkan untuk tahun 2020, terutama yang terkait dengan indikator ekonomi makro yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi," kata Mentri ekonomi Sri Mulyani setelah rapat kabinet paripurna.

Pemerintah optimis mengejar pertumbuhan ekonomi 5,6% pada tahun 2020 dengan berbagai cara yang telah disiapkan untuk mencapai target ini. Pertumbuhan ekonomi masih didukung oleh agregat 5,2%. Investasi diperkirakan akan didorong mendekati 7,5%. Ekspor juga diperkirakan akan mencapai 7% dan 6% impor.

Untuk mencapai target yang ditetapkan Teknologi sistem informasi memainkan peran penting dalam memperkenalkan produk antar negara, khususnya di bidang perdagangan dan industri ekspor dan impor.

Sekarang, para wirausahawan memanfaatkan Teknologi Sistem Informasi untuk mempromosikan barang dagangan mereka melalui aplikasi yang memudahkan produsen dan konsumen untuk melakukan kegiatan pembelian dan penjualan.

"(Pemanfaatan teknologi) tren ini akan terjadi. Jangan melawan arus tetapi naik (ikuti arus)," kata Menteri Keuangan.

Dengan pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi yang ada, dapat membawa perekonomian di Indonesia menuju arah yang lebih baik dan tetap mempertahankan keanekaragaman budaya yang ada di negara ini.

Post a Comment

0 Comments