4 Karomah Kesaktian Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan



1- Beliau Adalah Mursyid 21 Thoriqoh
Bagi saya, karomah yang luar biasa hebatnya dari Maulana Habib Luthfi adalah beliau seorang mursyid dari 21 Thoriqoh. Satu thoriqoh itu bagaikan satu setrum, bahkan beliau Habib Luthfi ‘melarang’ seseorang untuk mengambil dua thoriqoh sekaligus, cukup satu thoriqoh saja. Misalkan si A sudah dibaiat thoriqoh Naqsyabandi, maka si A tidak boleh berbaiat thoriqoh syadzilyah, sebab kata beliau, satu thoriqoh itu ibarat setrum tegangan tinggi, jika seseorang tidak mampu memegang satu thoriqoh, istiqomah mengamalkannya, maka bisa dibayangkan bagaimana jika seseorang memegang dua tegangan tinggi di dalam genggamannya, ini bisa menjadi bahaya bagi dirinya sendiri. Sedangkan habib Luthfi bahkan mampu memegang 21 thoriqoh yang diibaratkan tegangan tinggi tersebut dan tidak terjadi apa-apa terhadap beliau, baik fisik maupun rohani. Dahsyatnya lagi beliau adalah mursyid dari ke 21 thoriqoh tersebut. Masya Allah

2-Nama beliau langsung pemberian Rosulullah
Cerita ini saya dapatkan dari santri-santri beliau yang sudah masyhur dikalangan pengajian beliau Habib Luhtfi. Bahwa ketika ibunda habib luthfi mengandung, ibunda habib luthfi bermimpi didatangi oleh Rosulullah. Kata Rosulullah, jika nanti anak ini lahir maka berilah nama ‘Luthfi’ begitulah keistimewaan beliau Habibana Luthfi bin Yahya. Masya Allah

3- Duduk Bersanding dengan Rosulullah
Sungguh banyak sekali para ulama yang datang sowan ke Habibana Luthfi bin Yahya. Cerita awalnya beliau bukanlah siapa-siapa tetapi sangat istiqomah mengajak santri dan jamaah untuk berdzikir setiap malam jumat di kediamannya, sehingga beliau Habib Luthfi tiba-tiba banyak didatangin tamu, tamu-tamu beliau rata-rata adalah para habaib dan para ulama yang sudah dekat dengan Allah. Para ulama itu menyampaikan kepada beliau bahwa mereka menyampaikan pesan langsung dari Rosulullah jika hendak berkunjung ke Habib Luthfi. Seorang waliullah bernama Syekh Ridlo, dari Syiria, beliau bermimpi Rosulullah sedang duduk disebuah kursi, dan disebelahnya ada kursi yang masih kosong. Syekh Ridlo bertanya kepada Rosulullah ‘wahai Rosulullah, untuk siapakah kursi ini?’ di dalam hatinya, Syekh ridlo mengira bahwa kursi yang kosong itu untuknya, tetapi anggapan syekh Ridlo keliru, beliau Rosulullah berkata bahwa kursi tersebut untuk luthfi. Beliau syekh Ridlo bertanya, siapakah Luthfi yang dimaksud dan dimana rumahnya? Rosulullah memberi petunjuk bahwa Luthfi yang dimaksud adalah Habibana Luthfi dari Indonesia. Masya Allah. Seketika itu pula, syekh Ridlo mencari informasi tentang seorang ulama yang bernama Luthfi dari Indonesia dan beliau langsung terbang ke Indonesia sowan kepada Habib Luthfi. Masya Allah. dan cuplikan kesaksian syekh Ridlo pernah diunggah dalam sebuah kanal youtub. Beliau bersaksi dihadapan jamaah Kanzus sholawat dan dihadapan langsung Habib Luthfi bahwa beliau bersaksi ilmu Habib Luthfi langsung dari Rosulullah. Masya Allah

4-Setiap Malam Bermimpi dengan Rosulullah 
Karomah Habib Luthfi sangat banyak, jika ditulis mungkin akan berijilid-jilid lembar buku untuk menceritakannya, termasuk salah satu karomah beliau adalah beliau bercerita dalam sebuah pengajian, bahwa beliau Habib Luthfi setiap malam didatangin oleh Rosulullah “Usia saya sudah kepala tujuh, saya ingin sebenarnya istirahat dan berdzikir saja di rumah dan menghabiskan waktu dengan keluarga, tetapi Rosulullah setiap hari berpesan agar jangan meninggalkan NU” begitu kira-kira isi cermah beliau. Masya Allah. Pantassaja beliau terus bersemangat mengurus jamaah nahdliyin meskipun usia sudah sepuh. Ternyata beliau Habib luthfi dititipkan NU oleh Rosulullah.

 *Dari berbagai sumber

Post a Comment

0 Comments