10 Tips Sukses Teratas dari JK.Rowling Penulis Buku Harry Potter

1. Kegagalan membantu Anda menemukan diri Anda.
Winston Churchill berkata, "jika Anda mengalami masa sulit, teruskanlah."

Ada orang yang saya anggap sukses yang telah turun dari kehidupan masa sulitnya dalam berbagai titik dalam karir mereka. JK Rowling. Michael Jordan. Steve Jobs. Thomas Edison. Mereka semua gagal dan gagal. Tetapi mereka mendapatkan kekuatan melalui kegagalan mereka, dan belajar apa yang tidak berhasil dilakukan semua orang. Kemudian, mereka mengangkat diri untuk mencoba lagi, karena mereka percaya pada harapan dan mimpi.


Kata-kata Rowling tentang titik terendah dalam hidupnya adalah: "Kegagalan berarti melepaskan diri dari yang terpenting. Saya berhenti berpura-pura menjadi diri sendiri bahwa saya selalu menjadi yang bukan diri saya, dan saya mulai mengarahkan semua energi saya untuk menyelesaikan satu persatu pekerjaan yang penting. Seandainya saya benar-benar berhasil dalam hal lain, saya mungkin tidak akan pernah menemukan tekad untuk berhasil di satu bidang tertentu."

2. Buat tindakan terhadap ide-ide Anda.
Bagaimana jika anda menjadi seorang ibu tunggal seperti Joanne Rowling, wanita depresi dan miskin, lalu menyerah pada kisahnya? Bagaimana jika modal utama yang dia alami ketika menulis buku pertamanya membuatnya berhenti menulis dan bekerja sebagai seorang barista? Bahkan jika Anda hanya menulis satu halaman-pun setiap hari, di antara semua tanggung jawab yang lain, pada akhirnya Anda akan menciptakan satu buah buku.

3. Anda akan dikritik.
Lagi-lagi saya tidak tahu apakah saya sendirian dalam hal ini, tetapi saya merasa hangat terhadap orang-orang yang menyukai tulisan saya. Sudah menjadi sifat manusia untuk menginginkan puja-puji sebab ada orang menyukai upaya kreatif yang kita sampaikan ke dunia. Tetapi banyak juga orang yang tidak menyukai pekerjaan kita, dan beberapa orang akan sangat senang menceritakannya kepada Anda dalam ulasan buku yang begitu negatif. Jadi, terimalah kritik dengan lapang dada.

4. Ingat di mana Anda memulai.
Dalam sebuah koran diceritakan, Rowling kembali ke apartemen tempat dia tinggal saat dia menulis buku Harry Potter yang pertama dan dia mulai menangis. Kenangan tentang lelah dan tertekan jelas terukir di jiwanya. Dan meskipun dia seorang multi-miliuner pada saat ini, dia tidak pernah lupa seperti apa permulaannya. Ray Bradbury tidak pernah lupa bahwa ia menyewa mesin tik di ruang bawah tanah di UCLA selama sepuluh sen per jam untuk membuat buku. Jika sekarang anda sudah sukses, jangan seperti kacang lupa pada kulitnya, ingat-ingatlah darimana anda dulu berasal. Sebab mengingat masa-masa sulit akan membuatkita rendah hati.

5. Percaya dan carilah kepercayaan
Jack London menerima lebih dari enam ratus penolakan sebelum dia menjual kisah pertamanya. Keluarga Louisa May Alcott mendorongnya untuk mencari pekerjaan sebagai pelayan. Pada titik tertentu, Anda hanya harus berani percaya pada bakat Anda sendiri. Dan jika Anda tidak dapat melakukannya sendiri, temukanlah orang lain yang percaya pada Anda saat Anda mengerjakan gagasan itu.

6. Selalu ada rasa takut dan gentar.
Tentu saja anda takut. Anda takut memperlihatkan sisi bawah hati Anda yang lembut di halaman-halaman kisah Anda dan kemudian mengundang orang-orang untuk menjelajahinya. Gunakan rasa takut tersebut untuk melakukan pekerjaan yang terbaik.

7. Hidup bukanlah daftar keberhasilan.
Jika Anda ingin mendengar cara hidup yang sangat manis, Rowling mengatakan ini "Jika aku punya pembalik waktu, aku akan kembali ke diriku yang berusia dua puluh satu tahun ..." Mengapa? karena Rowling mendapatkan ‘masa sulit’ yang membuatnya berani dan bertenaga menghadapinya.

8. Tekun
Emily Dickinson hanya menjual tujuh puisi selama hidupnya. Van Gogh hanya menjual satu lukisan selama hidupnya (kepada saudara perempuannya). Anda tidak akan tahu kemana perjalanan hidup ini membawa kita pada satu titik tertentu. Kita hanya bisa melakukan apa yang seharusnya kita lakukan bertahanlah menghadapi masa sulit.

JK.Rowling pernah mengatakan begini: "Saya sekarang sudah bebas, itu karena ketakutan terbesar saya telah terlewati, dan sekarang saya masih hidup."

9. Mimpi bisa menjadi nyata.
Jika Anda putus asa untuk mencari nafkah dalam menulis ini, ingatlah JK Rowling yang mengambil lima tahun yang panjang, beberapa di antaranya dalam bantuan publik, untuk menyelesaikan novel Harry Potter pertamanya. Dia membutuhkan dua tahun lagi dan selusin penolakan sebelum dia menjualnya. Hanya dibutuhkan satu "ya" untuk memulai karir.

10. Kita memiliki kekuatan untuk bermimpi lebih baik.
"Kita tidak perlu sihir untuk mengubah dunia, kita hanya perlu membawa semua kekuatan yang kita butuhkan di dalam diri kita sendiri: Kita memiliki kekuatan untuk bermimpi yang lebih baik." ~ JK Rowling.

Post a Comment

0 Comments