Apa itu Kecerdasan Emosional? dan 10 Tanda Orang yang Cerdas Secara Emosi

Dalam ilmu Psychology, kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola emosi Anda sendiri dan emosi orang lain.

Umumnya kecerdasan emosi mencakup tiga keterampilan: kesadaran emosional; kemampuan untuk memanfaatkan emosi dan menerapkannya pada tugas sehari-hari seperti berpikir dan memecahkan masalah; dan kemampuan untuk mengelola emosi, ini termasuk mengatur emosi Anda sendiri dan menyemangati atau menenangkan orang lain.

Kecerdasan emosional adalah "Power" dalam diri kita yang agak tidak nyata.

Itu memengaruhi cara kita mengelola perilaku, menavigasi kompleksitas sosial, dan membuat keputusan pribadi untuk mencapai hasil positif.

Semua orang mengalami emosi, tetapi hanya sedikit yang dapat mengidentifikasinya secara akurat disaat peristiwa genting terjadi.

Penelitian menunjukkan bahwa hanya 36% orang dapat melakukan ini, persoalannya emosi yang sering salah dipahami, yang mengarah pada pilihan irasional dan keputusan yang salah.

Tanyakan pada diri Anda apakah Apakah anda sudah cerdas secara emosional? Berikut tandanya

1. Anda dapat menguasai emosi Anda
Sementara banyak orang mungkin menggambarkan diri mereka hanya mempunyai perasaan "buruk," orang yang cerdas secara emosional dapat menentukan apakah mereka merasa "mudah marah," "frustrasi," "tertindas," atau "cemas."

Semakin spesifik pilihan kata Anda, semakin baik wawasan yang Anda miliki tentang bagaimana perasaan Anda, apa penyebabnya, dan apa yang harus Anda lakukan.

2. Anda peduli dengan orang lain
Orang-orang yang cerdas secara emosional ingin tahu tentang semua orang di sekitar mereka.

Keingintahuan ini adalah hasil empati, salah satu gerbang paling signifikan menuju EQ yang tinggi adalah semakin Anda peduli dengan orang lain dan apa yang mereka alami, semakin Anda ingin tahu tentang mereka.

3. Anda melakukan Perubahan
Orang-orang yang cerdas emosi fleksibel dan selalu beradaptasi.

Mereka tahu bahwa perubahan adalah norma dalam kehidupan ini dan bahwa ketakutan akan perubahan merupakan ancaman utama bagi kesuksesan dan kebahagiaan mereka.

4. Anda memiliki kesadaran diri
Dengan kata lain, Anda tahu kekuatan dan kelemahan Anda.

Anda tahu apa yang Anda kuasai dan apa yang Anda lakukan adalah perbuatan buruk.

Anda bisa menyemangati diri anda sendiri. Anda tahu harus mulai dari mana dan bagaimana cara meraih sukses.

5. Anda Tidak Mudah Tersinggung
Orang yang cerdas secara emosional percaya diri dan berpikiran terbuka. Anda bahkan dapat mengolok-olok diri sendiri atau membiarkan orang lain membuat lelucon tentang diri Anda karena Anda mampu membedakan antara humor dan degradasi secara mental.

6. Anda Tahu Bagaimana Mengatakan Tidak
"Tidak" adalah kata yang kuat yang tidak seharusnya Anda takut untuk mengatakannya.

Ketika saatnya untuk mengatakan tidak, orang yang cerdas secara emosional menghindari frasa seperti, "Saya tidak berpikir saya bisa" atau "Saya tidak yakin."

Penelitian yang dilakukan di University of California, San Francisco, menunjukkan bahwa semakin sulit kita mengatakan tidak, semakin besar kemungkinan Anda mengalami stres, kelelahan, dan bahkan depresi.

 7. Anda Melepaskan Kesalahan
Orang yang cerdas secara emosional menjauhkan diri dari kesalahan mereka, tetapi melakukannya tanpa melupakannya.

Maksudnya dengan menjaga kesalahan pada jarak yang aman, sehingga kesalahan yang kita perbuat bisa diperbaiki dimasa depan.

8. Anda Tidak Mencari Kesempurnaan
Orang yang cerdas secara emosional tidak akan menetapkan target yang sempurna karena mereka tahu bahwa itu tidak ada.

Manusia, dengan sifat alaminya bisa salah. Ketika kesempurnaan adalah tujuan Anda, Anda selalu ditinggalkan dengan rasa kegagalan yang mengganggu sehingga membuat Anda ingin menyerah atau mengurangi usaha Anda.

Orang yang cerdas secara emosional menetapkan tujuan dan harapan yang realistis bagi diri mereka sendiri dan orang lain.

9. Anda Menghargai Apa Yang Anda Miliki
Meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang sudah Anda miliki, lalu mensyukurinya bukan hanya tentang hal yang benar untuk dilakukan; itu juga meningkatkan mood Anda karena mengurangi hormon stres kortisol sebesar 23%.

Penelitian yang dilakukan di University of California, Davis, menemukan bahwa orang-orang yang bekerja setiap hari untuk menumbuhkan sikap bersyukur mengalami peningkatan suasana hati, energi, dan kesejahteraan fisik.

10. Anda Adalah Pendengar yang Baik
Orang yang cerdas secara emosional tahu bahwa "mendengar" dan "mendengarkan" adalah dua hal yang berbeda.

Mereka mengulang pernyataan seseorang dalam bentuk pertanyaan untuk memastikan tidak ada yang hilang dalam perkataan.

Akhirnya, kita sebagai Muslim harus belajar dari nabi kita tercinta (SAW), yang Allah SWT  utus kepada umat manusia  dan mengajarkannya untuk menjadi yang terbaik dalam etika dan tata krama sehingga kita akan menemukan contoh yang paling lengkap dan terbaik dalam dirinya.

Dalam pemodelan kehidupan pribadi Nabi Saw, kita banyak belajar tentang cinta dan belas kasih, mencari kedamaian dan menunjukkan pengampunan , memimpin yang memberi teladan , menjadi yang terbaik yang kita bisa untuk keluarga kita.

Di dalam pribadi Muhammad Saw, kita akan menemukan pelajaran terbesar tentang kecerdasan emosional, kebijaksanaan, dan kebajikan.

Post a Comment

0 Comments